The Most KUA Jatim dilaunching oleh Kakanwil Kemenag Jawa Timur

Kepala Kantor Kemenag Jatim Ahmad Sruji Bahtiar secara resmi meluncurkan program The Most KUA Move for Sakinah Maslahat, Rabu 4 Maret 2026 di MAN 2 Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kemenag Kabko se Jawa Timur secara daring. Adapun Kemenag Mojokerto mengikuti launching The Most dari Pondok Pesantren Nurul Islam 2 Pungging.
Kepala Kantor Kemenag Mojokerto Muttakin menjelaskan latar belakang program BRUS. “BRUS dilatarbelakangi oleh fakta bahwa sejak 2013 – 2025, angka peristiwa nikah semakin menurun. Jika ditahun 2013 peristiwa nikah secara nasional mencapai angka 2 juta lebih, maka di tahun 2025 turun menjadi 1,4 juta. Padahal jumlah penduduknya lebih banyak dibanding 2013,” ujar Muttakin.
Salah satu yang melatar belakangi penurunan peristiwa nikah adalah pergaulan bebas dan maraknya LGBT. Para pemuda lebih senang dengan hubungan tanpa status.
Selain itu, tingginya angka perceraian di Mojokerto juga menjadi sorotan Muttakin. Menurutnya, perceraian disebabkan karena mental yang masih labil. Bimbingan remaja usia sekolah diharapkan menjadi pemantik agar para remaja bisa mengoptimalkan potensinya.
Dalam kesempatan ini, Kasi Bimais Kemenag Mojokerto Muhibbudin menyampaikan bahwa ada 37 titik The Most KUA meliputi BRUS, BRUN, Keluarga dari 18 KUA. The Most KUA di Ponpes Nurul Islam diikuti 250 siswa Madrasah Aliyah Nurul Islam 1.